MANAJEMEN INFORMASI DALAM
PERUSAHAAN
Oleh :
Widi Widayat
1204010012
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
TAHUN AJARAN 2013/2014
Manajemen Informasi Dalam Perusahaan
I.
Pengertian
Informasi
Adalah
salah satu jenis utama sumber daya yang tersedia bagi manajer, selain Manusia,
Material, Mesin dan Uang. Sumber daya
manusia, material, mesin dan uang digunakan istilah sumber daya fisik sedangkan
Informasi dan data dengan istilah sumber daya konseptual. Informasi dapat
dikelola seperti halnya sumber daya yang lain. Semakin besar skala operasi
perusahaan, manajer semakin mengandalkan informasi dan sangat mungkin
menggangap informasi sebagai sumber daya mereka yang paling berharga.
Manajemen
Informasi
Adalah
seluruh aktifitas memperoleh informasi, menggunakannya seefektif mungkin, dan
membuangnya pada saat yang tepat (McLeod, 1998)
II.
Pentingnya
Manajemen Informasi dalam Perusahaan
Ada
dua alasan mengapa para manajer
sekarang ini, memberikan perhatian yang semakin besar terhadap manajemen
informasi.
- Kompleksitas
kegiatan bisnis yang semakin meningkat
·
Pengaruh Ekonomi
Internasional
·
Persaingan Dunia
·
Kompleksitas Teknologi
yang Meningkat
·
Batas waktu yang
Singkat
·
Kendala kendala Sosial
- Kemampuan
komputer yang semakin baik
III.
Peranan
Manajer dalam Pengelolaan Manajemen Informasi
Dalam
pengelolaan manajemen informasi pada perusahaan , manajer sangatlah berperan
penting, sehingga untuk mendukung hal tersebut manajer harus memiliki beberapa
keahlian dan pengetahuan manajemen.
- Keahlian
Manajemen
Seorang
manajer yang berhasil banyak memiliki keahlian, tetapi ada dua yang mendasar
yaitu komunikasi dan pemecahan masalah.
a. Keahlian
komunikasi
Manajer
menerima dan mengirimkan informasi dalam bentuk lisan dan tertulis. Komunikasi
tertulis meliputi laporan, surat, memo, e_mail dan terbitan berkala. Komunikasi
lisan terjadi saat rapat, menggunakan telpon,voice mail,meninjau fasilitas,
makan bisnis, dan kunjungan sosial.
b. Keahlian
Pemecahan Masalah
Pemecahan
masalah (Problem Solving) sebagai semua kegiatan yang mengarah pada solusi
suatu permasalah. Masalah dianggap sebagai sesuatu yang buruk , karena sedikit
yang menganggap masalah sebagai sesuatu untuk
meraih kesempatan.
Masalah
secara negatif sebagai suatu kondisi atau kejadian yang berbahaya atau mungkin
membahayakan suatu perusahaan , atau secara positif sebagai sesuatu yang
menguntungkan atau mungkin menguntungkan . Hasil dari aktifitas pemecahan
masalah adalah solusi. Selama pemecahan masalah, manajer terlibat dalam
pengambilan keputusan (Decision Making), yaitu tindakan memilih dari beberapa
alternatif tindakan. Keputusan (Decision) adalah suatu tindakan tertentu yang
telah dipilih.
- Pengetahuan
manajemen
Ada
dua jenis pengetahuan manajer yang merupakan kunci di dalam manajemen informasi
menggunakan komputer yaitu : Mengerti komputer dan mengerti informasi.
a. Mengerti
computer
yaitu
pengetahuan mengenai komputer yang mencakup pengertian mengenai istilah-istilah
komputer, pemahaman mengenai keunggulan dan kelemahan komputer, serta kemampuan
menggunakan komputer dsb.
b. Mengerti
informasi
yaitu
pengetahuan yang meliputi bagaimana menggunakan informasi pada tiap tahap dari
prosedur pemecahan masalah, di mana informasi diolah, dan bagaimana membagikan
informasi dengan orang lain.
- Manajer
dan Sistem
Ahli-ahli
manajemen sering mengatakan bahwa seorang manajer harus memandang organisasinya
sebagai suatu sistem.
a. Pengertian
Sistem
Sistem
adalah sekelompok elemen-elemen yang saling terintegrasi dengan maksud yang
sama untuk mencapai suatu tujuan. Suatu oerganisasi seperti perusahaan atau
area fungsional dalam perusahaan (
Pemasaran, Sumber Daya Manusia, Keuangan, Manufaktur, dll) cocok dengan
definisi ini.
b. Elemen
Sistem
Sebuah
sistem tidak memiliki kombinasi elemen yang sama, tetapi memiliki susunan dasar
yang sama. ( Input, Output, Transformasi, Mekanisme pengendalian, Tujuan)
c. Subsistem
sebenarnya hanyalah sistem di dalam sistem, dimana jika suatu sistem adalah
bagian dari sistem yang lebih besar, maka bagian sistem tersebut disebut subsistem sedangkan sistem yang lebih
besar disebut supersistem.c. Subsistem
dan Supersistem
d. Jenis-jenis
Sistem
Suatu sistem tanpa elemen mekanisme
kontrol, lingkaran umpan balik, dan tujuan (tiga elemen kontrol) disebut sistem
lingkaran terbuka(open loop system), sedangkan sebaliknya disebut sistem
lingkaran tertutup(close loop system).
Suatu
sistem yang dihubungkan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya disebut
sistem terbuka(open system), sedangkan sistem yang tidak dihubungkan dengan
lingkungannya disebut sistem tertutup (close system).
Sistem
fisik terdiri dari sejumlah sumber daya fisik perusahaan sedangkan sistem
konseptual sistem yang menggunakan sumber daya konseptual yaitu data dan informasi
untuk mewakili sistem fisik.
- Sistem
Perusahaan
Tanggung
jawab utama manajer adalah memastikan bahwa perusahaan mencapai tujuannya.
Berbagai usaha diarahkan untuk membuat berbagai bagian perusahaan bekerja sama
seperti seharusnya. Manajer adalah elemen pengendali dalam sistem, yang
bertugas menjaga sistem agar tetap berjalan dan bergerak menuju tujuannya.
Sistem
perusahaan berada dalam satu atau lebih sistem lingkungan yang lebih besar, dan
sistem perusahaan juga terdiri dari sistem yang lebih kecil atau sub sistem .
Walaupun setiap subsistem memiliki tujuan masing-masing, tetapi tujuan-tujuan
subsistemnya mendukung dan memberi kontribusi pada tujuan keseluruhan.
Sistem
perusahaan merupakan sistem Lingkaran tertutup karena memiliki 3 elemen kontrol
dan juga merupakan sistem terbuka karena dihubungkan dengan lingkungannya
melalui arus sumber daya.
Pandangan
Sistem :
a. Mencegah
manajer tersesat dalam kompleksitas struktur organisasi dan rincian pekerjaan.
b. Menyadari
perlunya memiliki tujuan-tujuan yang baik
c. Menekankan
pentingnya kerja sama semua bagian dalam organisasi
d. Mengakui
keterkaitan organisasi dengan lingkungannya.
e. Memberikan
penilaian yang tinggi pada informasi umpan balik yang hanya dapat dicapai
dengan cara sistem lingkaran tertutup.
IV.
Data
dan Informasi
Data
dan informasi telah digabungkan dalam pengelompokan jenis-jenis sumber daya ,
namun keduanya tidak sama. Data terdiri dari fakta-fakta dan angka-angka yang
secara relatif tidak berarti bagi pemakai. Informasi adalah data yang telah
diproses, atau data yang memiliki arti.
Perubahan
data menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi (information
processor). Pengolah Informasi adalah salah satu elemen kunci dalam sistem
koseptual, yang meliputi elemen-elemen komputer, elemen-elemen non komputer dan
kombinasinya.
V.
Sistem
Informasi dan Elemen Sistem Informasi
Sesungguhnya
yang dimaksud dengan sistem informasi tidak selalu melibatkan komputer. Sistem
informasi yang menggunakan komputer biasa disebut Sistem Informasi berbasis
Komputer (Computer Based Information Systems atau CBIS).
Sistem
informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang dan
teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah
organisasi (Alter,1992), Sebuah sistem informasi mengumpulkan, memproses,
menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik
(Turban,Mc clean, dan Wetherbhe 1999). Istilah sitem informasi juga sering
dikacaukan dengan sistem informasi manajemen (SIM). Kedua hal ini sebenarnya
tidak sama. SIM merupakan salah satu jenis sistem informasi.
Sistem
informasi sebagai sebuah sistem memiliki elemen-elemen :
- Perangkat
keras (hardware)
- Perangkat
lunak (software)
- Prosedur
- Orang
- Basisdata
- Jaringan
komputer dan komunikasi data
VI.
Evolusi
Sistem Informasi berbasis Komputer
Fokus
Awal pada Data
Pada
awal perkembangannya (pertengahan abad dua puluh) penggunaan komputer hanya
terbatas untuk aplikasi akuntansi. Nama yang diberikan untuk aplikasi akuntansi
berbasis komputer adalah pengolahan data elektronik atau electronic data
processing (EDP). Istilah lain, Sistem Informasi Akuntansi (SIA), digunakan
untuk menggambarkan sistem yang memproses aplikasi pengolahan data perusahaan.
SIA menghasilkan beberapa informasi, sebagai produk sampingan dari proses
akuntansi.
Fokus
pada Informasi
Seiring
dengan berkembangnya teknologi komputer yang memiliki kemampuan proses yang
lebih cepat, maka muncul konsep SIM yang menyadari bahwa aplikasi komputer
harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen disetiap
area fungsional dan level aktivitasnya.
Fokus
pada Pendukung Keputusan
Michael
S. Scott Morton, Anthony Gorry dan Peter G. W. Keen, ilmuwan informasi pada
Massachusetts Institute of Technology (MIT) memformulasikan konsep yang disebut
sistem pendukung keputusan atau decision support system (DSS). DSS adalah
sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang
harus dipecahkan oleh manajer dan keputusan yang harus dibuat manajer. Manajer
tersebut dapat berada di bagian mana pun dalam organisasi – pada tingkat mana
pun dan dalam area fungsional apapun.
Fokus
pada Komunikasi
Pada
saat DSS berkembang , perhatian juga difokuskan pada aplikasi komputer yang
lain : otomatisasi kantor atau office automation (OA). OA memudahkan komunikasi
dan meningkatkan produktifitas di antara para manajer dan pekerja kantor
melalui penggunaan alat-alat elektronik.
Fokus
pada Konsultasi
Saat
ini sedang berlangsung gerakan untuk menerapkan kecerdasan buatan atau
artificial intelligence (AI), bagi masalah-masalah bisnis. Ide dasar dari AI
adalah bahwa komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran
logis yang sama seperti manusia. Bagian khusus dari AI, yaitu sistem pakar atau
expert system (ES), mendapat paling banyak perhatian. Sistem pakar adalah suatu
sistem yang berfungsi sebagai seorang spesialis dalam suatu area. Sebagai
contoh, sistem pakar dapat menyediakan bagi seorang manajer sebagian bantuan
yang sama seperti yang diberikan oleh seorang konsultan manajemen.
Sumber :
http://ftp.gunadarma.ac.id/handouts/S1_TEKNIKINFORMATIKA/SIM/marliza/sim-minggu1.doc

Tidak ada komentar:
Posting Komentar